Wednesday, December 03, 2025

KHOTBAH JUM'AT, "21/11/2025": ITULAH KITA

Khotbah Pertama

Segala puji bagi Allah yang telah mengutus kepada kita makhluk-Nya yang terbaik dan penutup para rasul-Nya. Kita bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan kita bersaksi bahwa junjungan kita Muhammad adalah utusan Allah. Semoga shalawat, salam, dan keberkahan tercurah kepada beliau, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti beliau.

Amma ba’du:
Maka aku berwasiat kepada kalian—wahai hamba-hamba Allah—dan kepada diriku sendiri agar bertakwa kepada Allah. Dia Yang Mahatinggi berfirman:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ ﴾
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya dua bagian kepada kalian, menjadikan untuk kalian cahaya yang dengan itu kalian berjalan, serta mengampuni kalian. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al Hadid : 28)

Wahai kaum beriman:
Rabb kita ‘Azza wa Jalla berfirman:

﴿ لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ ﴾
“Sungguh telah datang kepada kalian seorang rasul dari kalangan kalian sendiri; berat terasa olehnya penderitaan kalian, ia sangat menginginkan (kebaikan) bagi kalian; terhadap orang-orang beriman, ia amat pengasih lagi penyayang.” (At Taubah : 128))

Dialah kekasih kita, Nabi kita Muhammad, kekasih Allah, penutup para rasul-Nya, dan orang yang dipilih oleh-Nya. Allah telah menyucikannya dengan penyucian yang tidak diberikan kepada seorang pun dari makhluk-Nya. Allah memuji ketajaman akalnya dan lurusnya petunjuknya, maka Allah berfirman:

﴿ مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى ﴾
“Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.” (an-najm : 2)

Allah memuji kebenaran perkataan dan ucapannya, seraya berfirman:

﴿ وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى ﴾
“Dan tidaklah ia berbicara dari hawa nafsunya.” (An Najm : 3)

Allah mengagungkan kasih sayang dan rahmat beliau, seraya berfirman:

﴿ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ ﴾
“Terhadap orang-orang beriman beliau sangat pengasih lagi penyayang.” (at Taubah : 128)

Allah melapangkan dadanya, mengampuni dosanya, meninggikan derajatnya di dunia, dan mengangkat kedudukan serta kemuliaannya. Allah berfirman:

﴿ أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ * وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ * الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ * وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ ﴾
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu yang memberatkan punggungmu, serta Kami tinggikan sebutan namamu.” (Al Syarh : 1-4)

Itulah Nabi kita, Rasul Allah, makhluk paling mulia di sisi Allah. Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata:
ما خلق الله وما ذرأ وما برأ نفساً أكرم على الله من محمد، وما سمعت الله أقسم بحياة أحد غيره
“Allah tidak pernah menciptakan, menyebarkan, dan membentuk suatu jiwa yang lebih mulia di sisi Allah daripada Muhammad, dan aku tidak pernah mendengar Allah bersumpah dengan kehidupan seseorang selain beliau.” 

Lalu Allah berfirman:

﴿ لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ ﴾
“Demi umurmu (wahai Muhammad), sungguh mereka berada dalam kesesatan mereka yang membingungkan.” (7)

Beliaulah makhluk Allah yang terbaik.

مَنْ صَرَّحَتْ بِمَزَايَا فَضْلِ سُؤْدُدِهِ ... أَيِ الْكِتَابُ وَشَادَتْ مَدْحَهُ السُّوَرُ
“Kitab (Al-Qur’an) telah menjelaskan keutamaan dan kemuliaannya, dan surat-suratnya memuji beliau.”

Allah mengutus beliau kepada manusia sebagai penyeru, sebagai pemberi petunjuk kepada kebenaran, serta pemberi kabar gembira. Allah berfirman:

﴿ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا * وَدَاعِيًا إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيرًا * وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ بِأَنَّ لَهُمْ مِنَ اللَّهِ فَضْلًا كَبِيرًا ﴾
“Wahai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu sebagai saksi, pembawa kabar gembira, pemberi peringatan, penyeru kepada Allah dengan izin-Nya, dan sebagai cahaya yang menerangi. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang beriman bahwa mereka memperoleh karunia yang besar dari Allah.” (Al Ahzab : 45-47)

Sungguh, itu adalah karunia Allah untuk seluruh makhluk:

﴿ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ ﴾
“Dan tidaklah Kami mengutusmu melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (Al Anbiya : 107)

Beliau mengorbankan waktu dan umurnya untuk manusia, memberikan ilmu dan nasihatnya, serta mengorbankan harta dan tenaganya demi hidayah mereka. Maka sungguh berbahagialah orang yang meneladani beliau, mengikuti jejaknya, dan meniti petunjuknya. Allah berfirman:

﴿ وَإِنْ تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا ﴾
“Jika kalian menaati beliau, niscaya kalian mendapat petunjuk.” (An Nur : 54)

Dan kalian akan hidup dalam kebahagiaan serta memperoleh keberuntungan.

Wahai kalian yang mencintai Rasulullah,
Sungguh Nabi kalian telah meneladani para nabi sebelum beliau, yang masing-masing dikenal dengan akhlak dan nilai luhur yang mencapai puncaknya, yang telah dipuji oleh Allah. Nabi Muhammad menghimpun seluruh kemuliaan tersebut, sesuai firman Allah:

﴿ أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ ﴾
“Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka.” (Al An'am : 90)

Benar, pada diri beliau berhimpun kemuliaan akhlak dalam bentuk paling indah dan paling sempurna. Rabb-Nya memuji beliau dengan firman-Nya:

﴿ وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ ﴾
“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berada di atas budi pekerti yang agung.” (Al Qalam : 4)

Beliau adalah yang paling dermawan, paling jujur ucapannya, dan paling mulia pergaulannya. Siapa yang melihatnya akan merasa hormat, dan siapa yang mengenalnya akan mencintainya. Ada yang berkata tentang beliau:

لَمْ أَرَ قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ مِثْلَهُ
“Aku tidak pernah melihat seseorang sebelum maupun sesudah beliau yang seperti dirinya.”

Maka teladanilah akhlaknya, nilai-nilainya, kemuliaannya, dan kedermawanannya.

Allah berfirman:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ﴾
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasul, dan pemimpin di antara kalian.” (An Nisa : 59)

Aku berkata demikian, dan aku memohon ampun kepada Allah untukku dan untuk kalian. Maka mohonlah ampun kepada-Nya.

Khotbah Kedua

Segala puji hanya milik Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada beliau yang tidak ada nabi setelahnya.

Amma ba‘du…

Wahai para pecinta Nabi ﷺ, pada suatu hari di masa Rasulullah ﷺ, beliau keluar dari rumah Sayyidah ‘Aisyah ra. dalam keadaan senang dan gembira. Namun, beliau kembali kepadanya dalam keadaan sedih. Beliau bersabda:

«إِنِّي دَخَلْتُ الْكَعْبَةَ، وَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ فَعَلْتُ، إِنِّي أَخَافُ أَنْ أَكُونَ قَدْ أَتْعَبْتُ أُمَّتِي مِنْ بَعْدِي»
“Aku telah masuk ke dalam Ka‘bah, dan aku berharap seandainya aku tidak melakukannya. Aku khawatir hal itu akan memberatkan umatku setelahku.” (Shahih Ibnu Khuzaimah)

Betapa besar kasih sayang Rasulullah ﷺ kepada kita. Tahukah kalian, betapa beliau sangat mencintai kita? Beliau merindukan untuk melihat kita, dan di telaganya beliau menunggu kedatangan kita. Beliau bersabda:

«وَأَنَا فَرَطُهُمْ عَلَى الْحَوْضِ»
“Dan aku mendahului mereka menuju telaga.” (HR. Muslim)

Kita wajib menanamkan dalam hati kita dan generasi kita rasa cinta serta penghormatan kepadanya. Kita jadikan akhlak beliau bersama keluarga, istri, dan anak-anaknya sebagai pedoman dalam keluarga kita.

Dari Anas ra. berkata:

"مَا رَأَيْتُ أَحَدًا كَانَ أَرْحَمَ بِالْعِيَالِ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ"
"Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih penyayang terhadap keluarga dibanding Rasulullah." (HR. Muslim)

Kita juga harus meneladani akhlak beliau dalam sifat pemaaf, toleransi, kelembutan, dan kemudahan. Tidaklah beliau diberi pilihan antara dua perkara, kecuali beliau memilih yang paling mudah selama tidak mengandung dosa.

«مَا خُيِّرَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ إِلَّا اخْتَارَ أَيْسَرَهُمَا مَا لَمْ يَكُنْ إِثْمًا» (متفق عليه)

Kita harus bersungguh-sungguh menaati beliau, mengikuti petunjuknya, membaca sirahnya, memuliakan dan mengagungkannya, sebagaimana firman Allah Ta‘ala:

﴿ لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ ﴾ (الفتح : 9)
“Agar kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkannya, dan mengagungkannya.”

Dan memperbanyak shalawat kepadanya, sebagaimana firman Allah:

﴿ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۞ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ﴾ (20)

Ubay bin Ka‘b ra. berkata:
“Wahai Rasulullah, aku sering bershalawat kepadamu. Berapa bagian dari doaku yang harus kuperuntukkan bagimu?” Beliau menjawab:

«مَا شِئْتَ» — “Terserah engkau.”
Ia bertanya lagi hingga akhirnya berkata, “Aku jadikan seluruh doaku untukmu.”
Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِذًا تُكْفَى هَمَّكَ، وَيُغْفَرُ لَكَ ذَنْبُكَ» (رواه الترمذى)
“Jika demikian, maka kegundahanmu akan dicukupi, dan dosamu akan diampuni.”

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, pemilik maqam mahmud dan telaga yang dijanjikan, juga kepada keluarga beliau, para sahabat, dan para pengikutnya hingga hari kiamat. Semoga shalawat itu membuat-Mu ridha dan membuat beliau ridha serta Engkau ridha kepada kami wahai Rabb semesta alam.

Ya Allah, ridailah Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dan seluruh sahabat yang mulia.

Ya Allah, jadikanlah kami hamba yang beriman hanya kepada-Mu, tekun beribadah kepada-Mu, menghidupkan sunnah Nabi kami, menunaikan hak-haknya, meraih syafaatnya, minum dari telaganya, dan berbuat baik kepada kedua orang tua kami. Rahmatilah mereka sebagaimana mereka mendidik kami saat kecil.

Ya Allah, lindungilah negara Uni Emirat Arab dengan penjagaan-Mu, bimbinglah pemimpinnya, dan karuniakanlah mereka pertolongan serta penjagaan-Mu.

Ya Allah, lindungilah dengan penjagaan-Mu Sheikh Mohammed bin Zayed selaku Presiden Negara. Kekalkanlah baginya pakaian taufik dan kebijaksanaan. Bimbinglah beliau, para wakilnya, para penguasa emirat, putra mahkotanya yang amanah, serta seluruh pemimpin agar selalu melakukan apa yang Engkau cintai dan ridhai.

Ya Allah, rahmatilah Sheikh Zayed, Sheikh Rashid, dan seluruh pemimpin UEA yang telah wafat. Masukkan mereka ke dalam surga-Mu yang luas karena karunia-Mu. Sertakan pula para syuhada negeri ini dalam rahmat dan ampunan-Mu.

Ya Allah, rahmatilah kaum muslimin dan muslimat, yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Ya Allah, Engkau adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau Mahakaya, kami fakir kepada-Mu.
Turunkanlah hujan kepada kami, dan janganlah menjadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang putus asa.

Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami… Ya Allah turunkanlah hujan… Ya Allah turunkanlah hujan.

Ya Allah, kami memohon ampun kepada-Mu, sungguh Engkau Maha Pengampun. Maka turunkanlah hujan lebat kepada kami.

Ya Allah, turunkanlah hujan yang menyelamatkan, membawa keberkahan, menyejukkan, menghidupkan negeri, merahmati hamba-hamba, serta menjadikannya kekuatan hingga waktu yang Engkau kehendaki.

Wahai hamba-hamba Allah, ingatlah Allah Yang Mahabesar niscaya Dia mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Nya atas nikmat-Nya niscaya Dia akan menambahnya.

Dan dirikanlah shalat.

No comments: