Khotbah Pertama:
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Kepada-Nya orang-orang yang berharap bersandar, dan dengan tali agama-Nya orang-orang yang yakin berpegang teguh.
Kami bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah, semata-mata Dia. Dan kami bersaksi bahwa junjungan kami Nabi Muhammad ﷺ adalah utusan Allah.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada beliau, kepada keluarga, para sahabatnya, dan siapa saja yang mengikuti petunjuknya.
Amma ba’du:
Aku wasiatkan kepada kalian, wahai hamba-hamba Allah, dan kepada diriku sendiri untuk bertakwa kepada Allah, Rabb kalian, dan mengamalkan apa yang Dia perintahkan:
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ﴾
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kalian, kuatkanlah kesabaran kalian, tetaplah bersiap siaga, dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung." (QS. Ali ‘Imran: 200)
Wahai kaum mukminin:
Pembahasan kita hari ini adalah tentang sebuah nilai keimanan yang agung. Tidaklah ia menghuni sebuah hati kecuali dipenuhi dengan ketenangan; tidak pula ia masuk ke dalam sebuah rumah kecuali menaunginya dengan ketenteraman; dan tidak pula hadir dalam sebuah masyarakat kecuali membangkitkan semangat, membuka pintu optimisme dan harapan, serta mendorong kepada amal yang baik.
Itulah percaya (tsiqah) kepada Allah Yang Maha Tinggi. Dialah Pencipta Yang Agung dan Pengatur Yang Maha Bijaksana.
﴿فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ﴾
"Maha Suci Allah yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu." (QS. Yasin: 83)
Tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan-Nya.
Kita percaya kepada-Nya dalam segala hal, dan kita kembali kepada-Nya dalam segala urusan, dengan menghadirkan firman-Nya:
﴿قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا﴾
"Katakanlah: tidak akan menimpa kami kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagi kami." (QS. At-Taubah: 51)
Dan firman-Nya:
﴿وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَيْهِ يُرْجَعُ الْأَمْرُ كُلُّهُ فَاعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِ﴾
"Milik Allah-lah perkara ghaib langit dan bumi, dan kepada-Nya segala urusan dikembalikan. Maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya." (QS. Hud: 123)
Artinya: percayalah kepada Rabbmu, karena Dia akan mencukupimu, menolongmu, memberimu kemenangan, dan menguatkanmu.
Dan yakinlah dengan sabda Nabi ﷺ:
«أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ»
"Apa yang telah menimpamu tidak akan mungkin meleset darimu." (HR. Tirmidzi)
Tidakkah sampai kepadamu kisah para nabi, rasul, orang-orang bertakwa dan saleh, yang hati mereka penuh dengan kepercayaan kepada Rabb semesta alam?
Inilah kisah Hajar ‘alaihas-salam, ketika ditinggalkan oleh kekasih Allah, Nabi Ibrahim, di lembah yang tidak memiliki tanaman. Ia bertanya:
"Apakah Allah yang memerintahkanmu melakukan ini?" Beliau menjawab: "Ya."
Maka Hajar berkata:
"إِذَنْ لَا يُضَيِّعْنَا اللَّهُ"
"Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami." (HR. Bukhari)
Ia tidak melihat sedikitnya bekal, tidak pula memperhatikan sunyinya lembah. Namun ia percaya kepada rahmat Rabbnya—dan itu menjadi kebaikan baginya.
﴿وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ﴾
"Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal itu baik bagi kalian." (QS. Al-Baqarah: 216)
Maka kepercayaan kepada Allah menjadi kunci kemudahan setelah kesulitan, dan jalan keluar setelah kesempitan.
Dan telah datang pula kepada kalian kisah Nabi Musa ‘alaihis-salam, ketika beliau keluar bersama kaumnya, lalu Fir’aun mengejar mereka dengan bala tentaranya. Hati pun guncang, jalan terasa sempit, dan orang-orang yang takut berkata:
﴿إِنَّا لَمُدْرَكُونَ﴾
"Kita pasti akan tertangkap." (QS. Asy-Syu’ara: 61)
Namun orang yang percaya kepada Rabbnya akan tetap kokoh hatinya, hilang rasa takutnya, dan menebarkan ketenangan kepada orang di sekitarnya.
Musa berkata kepada kaumnya:
﴿كَلَّا إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ﴾
"Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Rabbku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku." (QS. Asy-Syu’ara: 62)
Maka Allah menyelamatkan mereka dengan rahmat-Nya, dan membelah laut dengan kekuasaan-Nya.
﴿وَأَنْجَيْنَا مُوسَى وَمَنْ مَعَهُ أَجْمَعِينَ﴾
"Dan Kami selamatkan Musa beserta orang-orang yang bersamanya semuanya." (QS. Asy-Syu’ara: 65)
Maka ketahuilah — wahai hamba-hamba Allah — bahwa siapa yang benar-benar percaya kepada Tuhannya, niscaya Allah akan menjauhkannya dari bahaya, menyelamatkannya, membimbingnya, dan menguatkannya.
Ingatlah ketika Nabi kita ﷺ masuk ke dalam gua (Gua Tsur), lalu Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu berkata:
"Seandainya salah seorang dari mereka melihat ke bawah kakinya, niscaya ia akan melihat kita."
Maka beliau ﷺ menjawab dengan kepercayaan yang kokoh dan keyakinan yang tidak tergoyahkan:
«مَا ظَنُّكَ يَا أَبَا بَكْرٍ بِاثْنَيْنِ اللَّهُ ثَالِثُهُمَا»
"Wahai Abu Bakar, bagaimana menurutmu tentang dua orang yang Allah adalah yang ketiga bersama mereka?" (HR. Bukhari dan Muslim)
Lalu Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada beliau dan menolongnya dengan bala tentara yang tidak terlihat:
﴿فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَمْ تَرَوْهَا﴾
"Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepadanya dan menguatkannya dengan bala tentara yang tidak kalian lihat." (QS. At-Taubah: 40)
Maka peristiwa ini menjadi pelajaran bagi orang-orang yang yakin, dan ibrah bagi orang-orang yang percaya kepada Allah. Mereka mampu mengubah ujian menjadi anugerah, dan kesulitan menjadi kekuatan.
Mereka berusaha dengan sungguh-sungguh, mengambil sebab-sebab yang ada, namun hati mereka tetap bergantung penuh kepada Rabb mereka.
Dengan cara inilah Nabi ﷺ mendidik para sahabat yang mulia radhiyallahu ‘anhum. Ketika musuh mengancam negeri mereka, tampaklah kepercayaan mereka kepada Allah, dan hal itu tidak menambah mereka kecuali keimanan dan ketundukan:
﴿وَمَا زَادَهُمْ إِلَّا إِيمَانًا وَتَسْلِيمًا﴾
"Dan hal itu tidak menambah mereka kecuali keimanan dan ketundukan." (QS. Al-Ahzab: 22)
Maka Allah meneguhkan hati mereka dan menguatkan langkah-langkah mereka. Mereka pun menunjukkan keberanian yang luar biasa. Allah pun mengembalikan tipu daya musuh ke arah mereka sendiri:
﴿وَكَفَى اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ الْقِتَالَ وَكَانَ اللَّهُ قَوِيًّا عَزِيزًا﴾
"Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan, dan Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS. Al-Ahzab: 25)
Kemudian Allah berfirman:
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ﴾
"Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul, serta para pemimpin di antara kalian." (QS. An-Nisa: 59)
Aku menyampaikan perkataanku ini, dan aku memohon ampun kepada Allah untukku dan untuk kalian. Maka mohonlah ampun kepada-Nya
Khutbah Kedua:
Segala puji bagi Allah semata, dan shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi yang tidak ada nabi setelahnya
Amma ba’du:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Rabb kalian, ketahuilah bahwa iman kepada Allah menjadikan:
ketika diliputi rasa takut, Allah memberikan keamanan dan ketenangan,
ketika menghadapi kesulitan, Allah hadirkan kemudahan dan ketenteraman,
ketika berada dalam kelemahan, Allah berikan kekuatan dan perlindungan,
dan ketika dalam kekurangan, Allah limpahkan kelapangan serta kecukupan.
Pernah ditanya kepada salah seorang ulama: “Apa hartamu?”
Ia menjawab: “Kepercayaan kepada Allah, itulah harta yang banyak lagi baik.”
Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang percaya kepada-Nya:
﴿إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُوا﴾
"Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman." (QS. Al-Hajj: 38)
Waspadalah terhadap orang-orang yang menyebarkan kabar bohong, membesar-besarkan tantangan, dan menebarkan rasa takut sebagaimana perbuatan setan:
﴿إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ﴾
"Sesungguhnya itu hanyalah setan yang menakut-nakuti para pengikutnya." (QS. Ali ‘Imran: 175)
Maka berbaik sangkalah kepada Allah, dan percayalah kepada janji-Nya. Sungguh telah sampai kepada kalian sabda-Nya dalam hadits qudsi:
«أَنَا عِنْدَ ظَنَّ عَبْدِي بِي»
"Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku." (HR. Bukhari dan Muslim)
Perbanyaklah berdoa kepada-Nya, sebagai pengamalan firman-Nya:
﴿ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ﴾
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untuk kalian." (QS. Ghafir: 60)
Dan sabda Nabi ﷺ:
«لَا يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلَّا الدُّعَاءُ»
"Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa." (HR. Tirmidzi)
Wahai hamba-hamba Allah, kokohkanlah kepercayaan kalian kepada para pemimpin kalian. Sungguh mereka telah menunjukkan kepada dunia kebijaksanaan, baiknya pengelolaan, serta membawa negeri menuju keamanan dan stabilitas.
Dan bersyukurlah kepada Rabb kalian atas turunnya hujan, karena itu merupakan bagian dari rahmat-Nya dan kabar gembira dari-Nya.
﴿وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لِيُطَهِّرَكُمْ بِهِ وَيُذْهِبَ عَنْكُمْ رِجْزَ الشَّيْطَانِ وَلِيَرْبِطَ عَلَى قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الْأَقْدَامَ﴾
"Dan Dia menurunkan kepada kalian air dari langit untuk menyucikan kalian dengannya, menghilangkan gangguan setan dari kalian, menguatkan hati kalian, dan meneguhkan langkah-langkah kalian." (QS. Al-Anfal: 11)
Demikian, dan semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad, kepada keluarga dan seluruh sahabatnya.
Ya Allah, ridhailah Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali, serta seluruh sahabat yang mulia.
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang beriman kepada-Mu, yang memiliki keyakinan yang kuat, yang benar-benar percaya kepada-Mu, yang senantiasa beribadah kepada-Mu, dan yang berbakti kepada kedua orang tua kami.
Kasihilah mereka sebagaimana mereka telah mendidik kami ketika kami kecil, wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
Ya Allah, Engkaulah kepercayaan kami dan harapan kami. Kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Kami tidak mengharapkan selain rahmat-Mu, dan kami tidak meminta pertolongan kecuali dengan kekuatan-Mu.
Maka jagalah Negara Uni Emirat Arab dengan kekuasaan-Mu, jagalah para pemimpinnya, rakyatnya, dan seluruh yang tinggal di atasnya. Jagalah daratannya, lautannya, dan langitnya. Lindungilah dari agresi para penyerang, dari kejahatan musuh dan orang-orang yang dengki. Kembalikanlah makar mereka kepada diri mereka sendiri, wahai Rabb semesta alam.
Ya Allah, lindungilah para tentara negeri kami yang pemberani. Kuatkanlah mereka, teguhkan tekad mereka, tepatkan sasaran mereka, dan tolonglah mereka dalam menghadapi musuh-Mu dan musuh mereka. Limpahkanlah pahala dan ganjaran yang besar bagi mereka.
Ya Allah, jagalah Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden negara kami, dengan penjagaan-Mu. Limpahkan kepadanya pemeliharaan-Mu, naungi dia dengan perhatian-Mu. Jadikanlah amalnya dalam ketaatan kepada-Mu.
Tolonglah dia dengan pertolongan-Mu, mudahkan urusannya menuju kebaikan. Jadilah Engkau penolong, pendukung, pemberi petunjuk, dan yang meluruskannya. Terangilah pandangannya, berkahilah langkah perjalanannya, luruskan ucapan dan perbuatannya. Limpahkan keberkahan dalam umur dan amalnya.
Jadikan dia sebagai pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan, serta orang yang diberi taufik dalam setiap urusan. Ya Allah, berikanlah taufik kepadanya, para wakilnya, saudara-saudaranya para penguasa emirat, serta putra mahkota dan para pemimpin, untuk melakukan apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai.
Ya Allah, rahmatilah Zayed bin Sultan Al Nahyan, Rashid bin Saeed Al Maktoum, serta para syaikh pemimpin Emirat yang telah wafat. Masukkanlah mereka dengan karunia-Mu ke dalam surga-Mu yang luas.
Limpahkan rahmat dan ampunan-Mu kepada para syuhada negeri ini. Berikanlah kepada mereka pahala yang berlimpah, curahkan kepada mereka karunia-Mu yang luas, dan berikanlah balasan terbaik bagi keluarga mereka sebagaimana balasan bagi orang-orang yang sabar.
Ya Allah, rahmatilah seluruh kaum muslimin dan muslimat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
Ya Allah, jadikanlah apa yang Engkau turunkan dari hujan-Mu sebagai curahan rahmat dan nikmat, yang dengannya Engkau melimpahkan keberkahan, dan Engkau tumbuhkan berbagai kebaikan.
Wahai hamba-hamba Allah:
Ingatlah Allah Yang Maha Agung lagi Maha Mulia, niscaya Dia akan mengingat kalian. Bersyukurlah atas nikmat-nikmat-Nya, niscaya Dia akan menambah (nikmat) kepada kalian.
No comments:
Post a Comment