UMUM
Perubahan cara berkomunikasi terbaru dengan fasilitas Media Sosial (Medsos) menjanjikan banyak kemudahan. Bersilaturrahmi saling berkunjung cukup dengan saling tegur sapa lewat Facebook (FB) atau Whats App. (WA) atau fasilitas Medsos lainnya. Menyebarkan khabar berita yang dianggap menarik cukup dibagikan terutama lewat "Group" Medsos disesuaikan dengan topik beritanya. Ingin selalu tetap tersambungkan secara "real time" dengan siapa saja yang telah dikenal, cukup dengan memberikan koneksi melalui internet pada peralatan komunikasi kita. Hubungan melalui telephon sudah ketinggalan jaman, karena sudah tidak terlalu praktis dan membutuhkan biaya yang lebih mahal.
Dapat dibayangkan media semudah ini saat ini akan dapat dipastikan di masa yang akan datang dan akan memiliki suatu fasilitas Medsos yang lebih mudah lagi untuk dipakai. Entahlah, bisa jadi di seluruh bagian panca indera manusia akan dipenuhi oleh perlengkapan dan peralatan untuk Medsos. Di lengan terbelit "jam tangan" mutakhir yang dapat memonitor semua kejadian diseluruh dunia termasuk aktivitas di dalam tubuh. Di (daun) telinga selalu tertancap alat pendengaran yang siap memonitor setiap datangnya suara baik dari sekitar ataupun panggilan applikasi komuikasi atau telephon. Mata akan diselingkupi oleh "goggle" yang dapat memantau keadaan visual sekitar dan apabila diperlukan dapat menampilkan gambar lawan bicara jarak jauh ketika sedang merhubungan lewat applikasi komunikasi ataupun telephon. Nomer telephon sudah tidak perlu memijat tombol akan tetapi cukup dengan nada suara saja.
Setiap orang akan ditanami "Chip" di dalam tubuhnya sebagai identitas diri yang akan dipakai juga sebagai nomer panggilan. Bahkan mungkin akan jauh lebih canggih lagi dari apa yang diilustrasikan di atas itu.
Lalu apakah manusia secara budaya akan mampu menerima dan menyesuaikan diri terhadap serangan media sosial ini?.
Pertanyaan yang memerlukan jawaban dengan pembuktian ini sebaiknya biarkan waktu yang akan menjawabnya, karena dijawab saat ini di mana fasilitas Medsos dapat dikatakan baru saja lahir dan berkenalan dengan manusia, untuk itu akan terlalu dini untuk menjawabnya.
MANFAAT
Tidak dapat dipungkiri bahwa Medsos diciptakan utamanya untuk memberikan kemudahan kepada pemakai terutama di dalam saling tersambungkan dengan prinsip cepat, murah dan mudah. Akan tetapi ada manfaat lain yang jauh lebih dahsyat, yaitu untuk memperluas jaringan. Yang terakhir ini apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh dapat memberikan nilai keuntunga baik popularitas dan bahkan keuangan yang dahsyat pula. Untuk komunikasi sangat murah terutama apabila dilakukan secara jarak jauh apabila dibandingkan dengan komuikasi lewat telephon.
Ada manfaat yang penting lagi, yaitu untuk edukasi. Dengan kecepatan informasi yang didapat tentang informasi baru, maka akan meberikan informasi edukasi yang lebih cepat pula terutama untuk tutorial. Dengan demikian akan memberikan misalnya suatu referensi lebih cepat dan akurat. Di mana hal ini sangat dibutuhkan terutama dalam eduasi.
Ada juga sebagai pengembangan bakat yang tadinya terpendam. Dengan medsos dapat memberikan keleluasaan dalam mengembangkan bakat terutama untuk hiburan, yaitu dalam memberikan gambaran tenteang diri sendiri dengan kreativitasnya sendiri.
Penggunaan medsos yang bertanggugjawab dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan mendapatkan informas dengan cepat.
YANG HARUS DIWASPADAI
Tetntu bukan semua medsos memberikan manfaat yang baik, ada juga yang memberikan sesuatu yang buruk apabila tidak digunakan secara bertanggungjawab. Tentu semua yang ada di dunia ini bagaikan sebilah pisau, bisa bermanfaat apabila dipakai untuk tujuan keuntungan baik manusia maupun lingkngan, dan bisa memberikan petaka apabila digunakan untuk tujuan buruk.
Akan tetapi pemakaian medsos terkadang secara tidak sadar akan memberikan tekanan mental juga. Ini terjadi setelah adanya medsos, maka seseoang akan mengetahui tentang banyak hal yang ada di luar jangkauannya. Hal ini dapat memberikan shock terhadap si pemakai tentang keadaan dunia luar dan apabila dibandingkan dengan dirinya atau dunia yang digelutinya menyebabkan merasa rendah diri, atau bahkan tanpa arti.
Selain itu, karena medsos dapat memberikan penyebaran informasi yang cepat, maka ini sangat berbahaya apabila menyebarkan suatu informasi tentang keburukan seseoang atau suatu keluarga yang mana informasi itu merupakan suatu informasi yang bersifat rahasia. Apalagi informasi yang disebarkan berisi informasi yang kurang benar bahkan tidak benar, hal ini merupakan suatu fitnah yang akan lebih memberikan tekanan terhadap korban (yang diinformasikan). Jadi, informasi yang bersifat rahasia dapat dengan mudah tersebar, bahkan data pribadi penting bisa dengan mudah diambil oleh pihak lain.
Pemakaian medsos juga dapat menjauhkan secara fisik dari orang-orang yang dekat. Biasanya dengan tanpa medsos orang akan secara rutin bersilaturrahmi saling berkunjung secara fisik. Dengan adanya medsos hal ini dapat tergantikan oleh silaturrahmi di dalam medsos saja. Hal ini akan mengurangi interaksi secara fisik akibat pemakaian medsos.
Karena pemakaian medsos merupakan suatu interaksi dengan siapapun, baik yang disukai ataupun tidak dengan volume interaksi yang besar, maka pemakai medsos dapat menjadi kecanduan. Hal ini dapat membahayakan si pemakai medsos karena dirinya seakan-akan selalu terlibat dan ingin terlibat terhadap sesuatu yang disukai atau bahkan yang dibenci sekalipun. Dengan demikian akan menyebabkan penurunan waktu bahhan kualitas tidur seseorang, bahkan penuruan terhadap aktivitas penting atau vital bai dirinya.
yang juga tidak kalah pentingnya adalah akibat dari pemakaian medos yang tidak bertanggungjawab adalah, termakan oleh informasi palsu yang dianggap benar atau hoax. Yang mana hal ini akan menyebabkan suatu konflik baik secara langsung antara si penyebar dan yang menerimanya.
Dengan medsos, pemakai akan menjadi rawan oleh adanya penipuan. Ini bukan saja karena iklan bodong, akan tetapi adanya pengakuan dari seorang teman yang identitas sebenarnya bukanlah teman yang sesungguhnya, melainkan identitas palsu yang meretas identitas temannya.
Kerugian utama lainnya karena media sosial (medsos) meliputi, memicu cyberbullying, termakan atau terprovokasi oleh penyebaran gambar atau vidio editan padahal itu hoaks.
AJANG MEJENG
Sungguh sudah banyak kejadian bahwa medsos ini banyak dipakai sebagai ajang unjuk diri baik itu untuk menunjukkan keunggulan diri ataupun untuk menunjukkan diri agar orang lain menjadi kagum padahal yang sesungguhnya bukanlah seperti yang ditunjukkan di medsos.
Dala ajang mejeng ini akan dapat mengagkat ke permukaan tentang potensi seseorang yang sedang dimilikinya. Misalnya seseorang yang piawai bermain salah satu jenis alat musik. Dengan mejeng, maka dirinya akan dikenal oleh banyak orang. Hal ini memungkinkan dirinya akan dilirik oleh yang lain yang mungkin berminat dengan keahliannya.
Lain halnya apabila mejeng dipakai sebagai untuk bangga-banggaan atau unjuk diri saja agar diakui oleh yang lain bahwa dirinya adalah seseorang yang memiliki keunggulan. Ini biasanya karena ingin tidak dianggap oleh pemakai medsos bahwa dirinya lemah atau rendah dan sejenisnya. Padahal keadaan sesungguhnya justru sebaliknya. Misalnya dia sedang berpartisipasi sebagai tenaga sukarela di suatu kegiatan, akan tetapi keadaan sesungguhnya dia bukanlah orang yang sukan membantu yang lain. Ketika difoto mejeng berpose tersenyum lebar, padahal keadaan sesungguhnya dia adalah seorang pemarah. Artinya, gambar-gambar yang ditunjukkan di medsos merupakan wajah palsu dari seseorang.
Dari sini dapat disimpulkan bahwa, medsos adalah sangat bermanfaat karena dapat menyajikan informasi cepat dan berbiaya murah. Akan tetapi pemakai medsos tetap selalu waspada sebelum memberikan suatu kesimpulan tentang informasi yang diterima melalui medsos. Hal ini untuk menghindari terperangkap dalam informasi palsu.
END