Saturday, April 06, 2013

KUBURAN DI ABU DHABI

Saat Tertentu Di Kantorku

Besok adalah hari akhir pekan minggu ini. Hari ini hampir mendekati pertengahan bulan Maret, tepatnya tanggal 14 Maret 2013. Suasana kantor terasa lebih dingin dari hari-hari sebelumnya, entah karena besok akhir pekan dengan perasaan lebih malas menunaikan tugas atau karena memang AC ruangan disetel lebih dingin. Boss besarku (CEO perusahaan) menghampiri aku sebelum keluar kantor untuk pulang di akhir hari kerja minggu ini. Ia mengatakan bahwa ia akan mengadakan perjalanan ke luar negeri selama seminggu untuk minggu depan ini. Aku menjawabnya dengan doa, "Semoga perjalanannnya membawa keberhasilan", lalu ia mengucapkan terimakasih, itu saja. Kemudian ia berlalu.

Walaupun di awal minggu, aku merasa pagi ini beban pekerjaan terasa  cukup sibuk. Proyek yang sedang datang ada dua secara bersamaan. Aku memberitau kolegaku bahwa hari ini selama seminggu tidak ada CEO karena beliau sedang dalam perjalanan ke luar negeri, dimana aku tidak mengetahuinya ke mana beliau pergi melakukan perjalanan. Lalu kolegaku mengatakan bahwa, kalau tidak salah ia sedang dalam perjalanan ke Jerman karena mertua lelakinya sedang sakit dan sedang berobat di Jerman. 

Seminggu sudah berlalu sejak CEO berpamitan untuk melakukan perjalanan, yang menurut kolegaku ke Jerman. Awal minggu depan pasti ia akan masuk kantor kembali. Dugaanku benar, aku melihat CEO masuk kerja. Setelah menyalaminya bertanda mengucapkan selamat datang, lalu aku langsung duduk kembali di kursi belakang meja kerjaku. 

Berita Kematian dan Sholat Jenazah Mertua CEO

Hari Selasa ini dua pekerjaan yang diberikan oleh atasanku kepadaku di awal minggu ini sudah aku selesaikan. Tiba-tiba Manager Personalia mengabarkan bahwa, "Siapa yang ingin mengikuti Sholat Jenazah?". Lalu Aku bertanya tentang siapa yang meninggal dunia, ia menjawab bahwa, "mertua dari CEO kita".  "Innalillahi wa inna ilaihi rojioun" demikian balas ku. Dan aku menyatakan kesiapanku untuk mengikuti sholat Jenazah yang ditawarkan. Lalu ia memberitauku bahwa, waktunya akan dikabarkan besok pagi. Setelah aku jawab, "Iya", kemudian ia berlalu. 

Sholat Jenazahnya akan dilaksanakan di Masjid dalam komplek Rumahsakit Khalifah, Airport Road, Abu Dhabi. Aku dan rekan-rekanku siap dan saling berjanji untuk bertemu di tempat dan waktu yang sudah ditentukan. Jadwal sholat jenazahnya pada pukul 10:30 pagi hari ini. Berarti sejam lagi pada pukul 10 aku harus sudah mulai keluar kantor. 

Aku tutup pekerjaanku untuk sementara ini dengan mematikan lap top ku. Bersama salah satu rekan kantorku aku keluar kantor melalui parkir basement nomer 1 langsung menuju mobilku di luar gedung. Setelah mesin mobil bekerja sekitar lima menit aku mulai menjalankan  mobil. Di Jalan Raya  laju kecepatan mibilku aku jalankan agak santai, toh jarak tempuh ke komplek Rumahsakit Khalifah dari kantorku sekitar limabelas menit saja. Sesampai di Rumahsakit aku langsung mencari Mesjid di dalam komplek Rumahsakit. Aku berada diantara ingat dan tidak tentang lokasi Masjid itu. Setelah dugaan pertamaku tentang  lokasi Mesjid salah, aku langsung menoleh ke arah dugaan yang ke dua, di mana menara Masjidnya sudah tampak dari kejauhan. Aku menuju ke Masjid yang berada di tengah-tengah komplek Rumahsakit Khalifah. 

Di sekitar Masjid terlihat kosong dari mobil yang diparkir. Di belakang Masjid hanya berjejer mobil taksi yang sedang diparkir.  Aku dan rekanku semacam kebingungan karena jam di tangan sudah menunjukkan pukul 10:25 tetapi suasana Masjid yang akan ditempati untuk sholat jenazah masih sepi. Rekanku  melihat ada satu mobil dengan penumpang yang aku sudah mengenal raut mukanya. Mereka berdua adalah pegawai dari NTA, Departemen Transportasi Abu Dhabi. Aku dan rekanku menuju ke arah mereka.

Masjid tampak sepi. Beberapa mobil taksi saja tetap berada di areal parkir belakang Masjid Tidak ada tanda-tanda sholat jenazah akan dilaksanakan sekarang. Dua orang dari pegawai transportasi tadi tetap saja di dalam mobil Nissan Armada mereka. Salah satu dari mereka ternyata sedang mencari tau keadaan sholat jenazah mertua CEO perusahaan kantorku. Rekanku juga demikian, termasuk juga diriku. Akhirnya diketahui oleh rekanku dari rekan kantorku yang lain memberitahunya lewat tlepon genggam bahwa sholat jenazah diundur sampai setelah sholat Dhuhur nanti. kemudian semua aku rekan kantorku dan dua orang pegawai dari Departemen Transportasi Abu Dhabi memutuskan untuk  kembali ke kantor masing-masing. Di kantor ada rekan lain mengatakan bahwa ada yang sudah berangkat dan kembali dari tengah perjalanan setelah diberitau bahwa acara sholat jenazahnya diundur. Padahal ketika aku berangkat tidak ada berita apapun. Aku kemudian melakukan aktifitas membuka lap topku yang tadinya sudah aku simpan di dalam tasnya.

Waktu terasa begitu cepat, dan jam sudah menunjukkan pukul 12 siang. Aku harus menutup lap top dan pekerjaanku hari ini. Aku harus segera mempersiapkan berangkat ke Rumahsakit Khalifah di Airport Road lagi. Sesampai di Masjid dalam komplek Rumahsakit Khalifa nampaknya sholat Dhuhur sudah selesai. Orang-orang sudah ada yang keluar Masjid. Di depan Masjid aku clingak-clinguk ke dalam Masjid, aku tidak melihat adanya kegiatan Sholat Janazah atau Jenazah yang dipajang di depan Imam seperti biasanya di Surabaya. Aku tanyakan tentang sholat Jenazah kepada orang yang sedang keluar dari Masjid, ia menjawab bahwa Sholat Dhuhur sudah selesai. Ah, bertanya sholat Jenazah dijawab sholat Dhuhur. 

Tanpa banyak pikir aku langsung membuka sepatu sambil duduk di bangku di depan Masjid, lalu mencari tempat wudhu untuk berwudu.  Kemudian aku sholat Duhur. Sambil sholat perasaanku semacam diburu oleh waktu. Selesai sholat Dhuhur yang tidak terlalu terfokus aku langsung keluar setelah membaca doa secepat kilat. Di luar Masjid aku lihat salah satu rekan kerja dari Bagian Administrasi yang sedang kelihatan bingung dengan telepon genggamnya sedang ditempelkan di telinga kanannya. Ketika ia melihat aku ia langsung tersenyum dan menanyakan tentang sholat Jenazah yang tidak juga aku ketahui. Aku langsung berinisiatip menelpon Manager Administrasi, ia menjawab teleponku dan mengatakan bahwa sholat Jenazah bukan di dalam komplek Rumahsakit, melainkan di Masjid sebrang komplek Rumahsakit dan saat ini sholatnya sudah selesai serta Jenazah sedang akan diberangkatkan ke Kuburan. 

Aku khabarkan kepada rekan kerja yang ada di sampingku. Aku tanyakan di mana mobilnya. Setelah ia mengatakan bahwa mobilnya sedang diparkir di tempat agak jauh dari Masjid, lalu aku ajak dia naik mobilku bersama ke Kuburan, daripada masing-masing aku dan dia membawa mobil sendiri-sendiri, toh nanti aku harus kembali lagi ke Kota karena aku harus menjemput anatkku ke Sekolah, dekat dengan komplek Rumahsakit ini . Rekanku setuju dan aku bersama dia dengan mobilku menuju Kubuan. 

Kuburannya sendiri terletak jauh di luar kota, daerah Bani Yas, merupakan kota satelit dari kota Abu Dhabi. Rekan kerja yang duduk di kursi depan mobil di sampingku ini mengetahui lokasinya. Aku diminta ke arah Jalan Raya Al-ain. Ia memberitau bahwa satu jembatan setelah jembatan Mafraq aku diminta belok ke arah kiri. Ia mengatakan jalan masuk setelah keluar dari Jalan Raya menuju Al-ain ke arah Kuburan adalah sekitar limabelas kilometer untuk mencapai lokasi Kuburan. 

Bani Yas adalah kota yang relatip tua, ia terletak di Dratan Utama tanah Emirate Abu Dhabi, karena ukuran dan letaknya yterhadap kota  Abu Dhabi maka Bani Yas semacam sebuah kota satelit Abu Dhab. Itu tercermin dari bangunban-bangunan rumah-rumah penduduk, apartement  dan pertokoan kelihatan sudah lebih tua daripada yang aku lihat kebanyakan di kota Abu Dhabi. 

Semakin menjauh ke arah utara dari Bani Yas  ke arah Kuburan suasana jalan terasa semakin sepi saja, tetapi rumah-rumah yang ada adalah baru dan bagus-bagus. Demikian juga jalan-jalan di sekitar rumah-rumah itu, baru dan bagus-bagus. Aku tidak tau pasti, nampaknya daerah yang aku lalui adalah daerah baru. Sepanjang jalan aku lihat pasir-pasir gurun mengotori Jalan menuju Kuburan, tidak seperti jalan-jalan di Abu Dhabi yang selalu dibersihkan oleh petugas kebersihan. 

Perjalanku sedikit terganggu oleh perbaikan jalan  Akibat perbaikan jalan ini perjalanan jadi macet.  ini ke depan sejauh pandangan mata banyak mobil membelok ke arah kanan semacam mengambil jalan pasir. Rekanku mengatakan bahwa lokasi kuburannya memang ke arah jalan itu, dekat dengan Masjid di tengah gurun itu. Demikian penjelasannya. Aku rasa sekitar satu  kilometer lagi sudah sampai ke jalan masuk kuburan. Selepas dari kemacetan karena perbaikan jalan aku tancap gas mobilku. Sesampainya di tempat banyak mobil ke arah kanan tanpa ragu aku mengikuti mereka masuk jalan kecil untuk dua arah mobil tanpa pembatas/pemisah di tengah jalan. Mobil aku jalankan perlahan-lahan karena selain jalannya kecil juga tidak mulus. .

Tidak terasa mobilku sudah memasuki area Pemakaman. Tembok pagar alas putih, cukup tinggi untuk membatasi areal Kuburan dengan daerah sekirtarnya. Jalan aspal membelah luasnya area pemakaman menjadi dua bagian. Tidak ada daun pintu gerbang.  Di tepi jalan dari pintu masuk sampai pertengahan kuburan dipenuhi oleh bangunan bangunan fasilitas kantor. Di akhir deretan bangunan di tengah kuburan sebelah kanan jalan  berdiri Masjid, Masjid  yand biasa dipakai sebagai tempat sholat Jenazah. Setelah Masjid itu tidak ada lagi bangunan. 

Jalan aspal tetap membelah Kuburan sampai ke ujung pagar alas sana dengan pohon-pohon berjejer di tepi kanan dan kiri jalan. Batu-batu nisan semuanya tertata cukup rapi. Ada juga beberapa kuburan yang sudah dibangun lebih permanen, lain dari yang lain dengan hanya ada dua batu nisan yang berwarna coklat. 

Aku lihat ada dua kerumunan orang-orang yang sedang mengantar jenazah. Setelah aku parkir mobilku di kanan jalan di bawah pohon aku baru sadar bahwa saat ini ada dua jenazah yang sedang di kubur dalam waktu hampir bersamaan. Aku bergegas melalui kerumunan orang-orang dengan pakaian sipil dan militer. Di benakku mengatakan bahwa kerumunan itu bukanlah kelompok Almarhum mertua CEO ku. Aku langsung menuju ke kerumunan yang satunya lagi dengan jalan kaki tetap bergegas agar aku cepat sampai di Kuburan Jenazah yang aku antar. Tempatnya berada di sebelah kiri jalan setelah jalan pertigaan. 

Prosesi penguburan orang lain itu sudah dimulai. Aku lihat banyak orang berebut menaburkan tanah ke arah lubang kuburan orang itu. Ini sebagai tanda ucapan selamat tinggal bagi yang sudah meninggal dan dikubur. Prosesi penguburan orang itu banyak menyita perhatian kami pengantar Mertua CEO. Aku perhatikan semua batu nisan kebanyakan terbuat dari batu buatan dicetak persegi empat dan dengan ujung yang dibentuk segi tiga agar lancip dibagian atasnya  berwarna coklat. Semua batu nisan memiliki nomer identitas. Di kelompok kuburan  Mertua CEO nomor identitas yang tertulis pada batu nisannya adalah diawali dengan huruf A. 

Aku lihat mesin kompresor beroda empat ada di dekat kuburan Mertua CEO. Kompressor itu dihubungkan dengan selang udara pada palu hidrolik. Kelihatannya penggalian lubang kuburan memakai palu hidrolis. Tidak seperti di kampungku Surabaya, lubang kuburan digali dengan alat alat tangan seperti pacul, sekop dan gancu. 

Lubang lubang kuburan sudah dipersiapkan walaupun belum ada yang memesannya. Saat ini di sekitar kuburan almahum Mertua CEO ada sekitar 20 galian lubang kuburan kosong yang sudah siap untuk dipakai dan hanya  ditutupi dengan triplek 18 mimimeter tebalnya. Aku rasa  lubang-lubang itu sengaja dibuat sebagai persiapan jika ada jenazah baru yang membutuhkannya. Aku coba menengok ke dalam salah satu lubang kuburan yang masih kosong itu, kedalamannya kira kira 2 meter dan panjang 2,5 meter. Pada kedalaman satu meter pertama lebar kuburang sekitar 1 meteran, dan pada kedalaman satu meter ke dua lebar kuburan menjadi setengahnya cukup untuk membaringkan si jenazah. Sehingga lubang kuburan seperti berbentuk anak tangga kanan dan kirinya. 

Setelah jenazah Mertua CEO sampai di dekat lubang kuburan, lalu ia diletakkan di atas tanah untuk disholati lagi terutama bagi mereka yang masih belum sempat mensholatinya. Lalu setelahnya jenazah dimasukkan ke dalam kuburan. Peimbunan diawali dengan tanah khusus, pasir halus berwarna seperti nanah merah yang dibasahi dan diangkut dengan beberapa timba plastik hitam ukuran sepuluh literan. Serentak setelah beberapa timba selesai orang-orang berebut untuk menimbunkan tanah dari gundukan bekas galiannya untuk menguburnya termasuk aku dan kawan-kawanku sebagai tanda ucapan selamat tinggal kepadanya. 

Setelah tanah timbunan sudah lebih tinggi dari tanah datar sekitarnya orang-orang mulai berhenti dan penimbunan akhirnya selesai. Lalu pembacaan doa dimulai. Selesai pembacaan doa masih ada beberapa orang yang melakukan sholat jenazah, mungkin mereka masih belum melakukannya tadi. Setelahnya petugas kuburan datang dengan membawa selang, lalu dari selang keluar air untuk disiramkan di atas kuburan yang baru saja selesai prosesi upacara penguburannya. 

Semua orang kini antri untuk menunggu giliran bersalaman dan atau sambil berpelukan untuk mengucapkan belasungkawa kepada anak lelaki tertuanya. Aku juga bersalaman dengan anak tertua dari Almarhum sebelum menuju mobilku untuk kemudian keluar dan kembali ke Abu Dhabi. 

End

Medio Abu Dhabi, 4/6/20013

Monday, March 04, 2013

PARTAI, POLITIK DAN KORUPSI

Umum

Tulisan ini hanyalah sebagai suatu ungkapan yang tersimpan di dalam benak dari seorang yang mencoba dituangkan dengan cara menulis. Penulis menulis tulisan ini bukan ahli bidang partai atau politik tetapi karena senang mengikuti perkembangan percaturan politik di Tanah Air melalui berita. Penulis juga sadar bahwa pertentangan dan permasalahan di dalam berpolitik tidak perlu diperdebatkan, itu sama halnya seperti yang ada di dalam Agama. Bedanya, Agama merupakan manuskrip yang disebut Wahyu tetap yang harus diyakini sedangkan Politik adalah sesuatu kegiatan atau prilaku untuk mengatur masyarakat dalam bernegara yang sulit diprediksi walaupun memiliki aturan main yang tertera di dalam ADART partai yang bermain politik. 

Gambaran Politikus Tanah Air 

Menyimak beberapa pengurus papan atas partai-partai yang terjerat masalah hukum dikarenakan permasalahan korupsi, ini merupakan refleksi buruk para pengurus partai, yang memang sudah becitra buruk di mata masyarakat pada umumnya, baik mereka yang sedang duduk sebagai wakil rakyat, pejabat pemerintah ataupun hanya sebagai pengurus partai saja. 

Peristiwa terakhir adalah pengunduran diri Mentri Pemuda dan Olahraga yang merupakan anggota partai dari jabatannya karena tersangkut masalah korupsi. Kemudian ditahannya oleh KPK salah seorang ketua dari Partai Kedilan Sosial (PKS) karena kasus yang juga disebut korupsi. Lalu yang terakhir adalah pergolakan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat (PD) akhir-akhir ini dapat memberikan banyak pendapat. 

Adalah seorang ketua umum PD, Anas Ubaningrum yang dikenal dengan panggilan Anas sebagai orang yang paling disalahkan karena merosotnya nilai elektabilitas partai PD menurut  hasil survey yang dilakukan oleh suatu badan research Saiful Mujai Reseach & Consulting(SMRC), dimana PD hanya mendapatkan 8,3%  hasil survey dan menempatkan PD pada urutan ke tiga dibawah Partai Golkar dan PDI-P . Pada hal PD merupakan partai pemenang pemilu yang lalu dan Presiden RI sendiri sekarang dijabat oleh bekas pendiri PD yang tidak lain sekarang sebagai ketua kehormatan PD. Banyak anggota dan pengurus PD yang meyakini bahwa Anas lah penyebabnya, yaitu akibat statusnya yang tidak jelas alias menggantung terhadap kasus korupsi pembangunan fasilitas olahraga di Hambalang, sehingga para responden menilai Anas yang sebagai ketua umum PD terlibat pada kasus Hambalang ini yang mengakibatkan terperosoknya nilai elektabilitas PD itu sendiri.

KPK Tampar  Anas dan Dunia Politik

Tuduhan dan kekhawatiran banyak pihak di internal PD akhirnya terbukti dengan ditetapkannya sang Ketua Umum PD oleh KPK sebagai tersangka korupsi proyek Hambalang.  Setelah KPK mengumumkan status Anas sebagai tersangka sebenarnya ini bukan hanya menggambarkan betapa terus bertambahnya pengurus PD yang rendah bermoral, tetapi ini menunjukkan bahwa bagaimana sebenarnya moral para politikus di Tanah Air. Status ini akan menambah daftar panjang para politikus yang tersandung masalah kriminal, baik perdata ataupun pidana. 

Korupsi kemungkinan merupakan kejahatan yang paling banyak diminati oleh politikus Indonesia, kemudian perselingkuhan dan narkoba berada dibawahnya. tidak ada study yang menentukan mengapa semua itu (baca kejahatan) terjadi. Tetapi nampaknya akan ada korelasi antara tujuan seseorang ketika memasuki dunia politik, cara mereka terjun dan jalan mereka menjadi anggota yang berhasil di dalam partai. 

Ketika seseorang sedang tertarik masuk ke dalam dunia politik, seseorang akan menolok ukur dirinya sendiri. Tujuan telah dicanangkan agar menjadi politikus. Kemampuan diri diukur sehingga didapati kelebihan atau kekurangan yang ada pada diri sendiri. Jika seseorang lemah di bidang organisasi maka dia akan mencari suatu organisasi untuk diikuti sehingga dapat meningkatkan kemampuannya. Apabila kekurangan dukungan maka ia akan mencari cara agar dia mendapatkan banyak pendukung, dsb. Tetapi dari semua itu hal yang paling penting didalam dunia politik adalah adanya jumlah pendukung, karena yang akan dinilai dari keberhasilan bagi seorang politilus adalah tergantung dari banyaknya jumlah dukungan publik terhadapnya ketika diadakan pemilihan, bukan jumlah uang yang ia miliki, bukan program kerja yang ia selesaikan, bukan layanan terhadap yang ia wakili dan bukan juga yang lainnya. Di sinilah uniknya. Para politikus sadar betul tentang itu. Politikus mengetahui betul hal yang demikian. Untuk itu para politikus yang dikejar adalah bagaimana caranya agar mendapatkan dukungan dengan jumlah suara sebanyak mungkin. 

Apa Modal Politikus? 

Jika diartikan kata modal berarti kekayaan (baca materi atau non-materi) awal yang harus dimiliki untuk mencapai tujuan, yaitu menjadi seorang politikus. Seorang politikus dikatakan berhasil seperti yang disebutkan di atas adalah apabila ia mampu mendapatkan jumlah pemilih atau dukungan sebanyak mungkin sehingga mampu mendudukkan dia menjadi wakil para pendukungnya baik di Parlemen dan/atau di Pemerintahan sebagai kepala daerah ataupun sebagai presiden. 

Permasalahan yang ada adalah, untuk menentukan modal seorang politikus sesungguhnya tergantung dari sasaran setelah terpilih menjadi wakil yang telah memilihnya. Apakah ia ingin membenahi atau memperbaiki keadaan yang ada sebelum ia terpilih, atau apakan ia ingin mendapatkan keuntungan pribadi, ataukah ia ingin memperpanjang kekuasaan (menunjukkan hegemoni) yang ia atau golongannya capai sebelumnya? Dari sasaran-sasaran itu akan lebih mudah untuk menentukan tentang modal yang harus dibawanya, walaupun tujuan jangka pendeknya yaitu bagaimana agar mendapatkan jumlah suara sebanyak mungkin agar terpilih. Di sini marilah bersama-sama kita ikuti penjelasan berikut ini. 

Politikus Bertujuan Memperbaiki Keadaan 

Untuk politikus yang memiliki tujuan ini akan dapat diturunkan tentang karakter-karakter (utama) yang harus dimiliki sebagai modal agar mencapai tujuannya antara lain; 
  1. Memiliki program yang masuk akal dan dapat diterima oleh sebagian besar masyarakat yang akan memilihnya;
  2. Menguasai tentang program-program yang ditawarkan kepada pemilih di daerahnya termasuk akibatnya jika program itu gagal (risk assessment); 
  3. Karena tujuannya untuk memperbaiki keadaan yang ada, maka politikus demikian akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada para pemilih daerahnya apakah program yang ditawarkan diterima atau tidak.
  4. Tidak akan memaksakan diri dengan cara yang melanggar etika pemilihan karena dengan modal ketulusan saja sudah melebihi segalanya. 
  5. Tidak akan mengharapkan materi untuk dirinya sendiri melebihi ketentuan peraturan yang ada apabila ia kelak terpilih menjadi wakil atau pejabat kepala daerah ataupun presiden. 
Politikus Yang Ingin Mendapatkan Keuntungan Pribadi 

Setiap orang yang bekerja pasti dikarenakan ingin mendapatkan sesuatu untuk dirinya sendiri. Akan tetapi ada dua hal yang patut diperhatikan tentang mendapatkan imbalan ini, yang pertama mendapatkan imbalan yang seharusnya didapat dari hasil kerjanya sesuai aturan yang ada dan disepakai, dan yang ke dua ialah mendapatkan imbalan dari hasil kerja yang ia lakukan melebihi ketentuan dengan jalan melakukan kecurangan baik kecurangan waktu, jumlah kerja ataupun ketidak jujuran yang menyebabkan memperoleh pendapatan yang melebihi dari kerja yang seharusnya.

Politikus demikian akan melakukan hal-hal salah satu atau lebih seperti di bawah ini: 
  1. Bekerja tidak maksimum, artinya bermalas-malasan sehingga produksi atau output kerjanya lebih sedikit jika dibandingkan dengan bekerja secara normal; 
  2. Setiap pekerjaan akan dilaksanakan dengan tujuan utama agar dapat menguntungkan dirinya sendiri secara materi; 
  3. Demi mencapai tujuannya, ia akan melakukan apa saja termasuk hal-hal yang bertentangan dengan etika ataupun hukum dengan harapan jika tujuannya tercapai kelak akan dapat memiliki kesempatan untuk menghasilkan jumlah uang yang lebih besar daripada yang ia habiskan untuk mencapai tujuannya ketika berjuang sebelum terpilih. 
Politikus Yang Ingin Memperpanjang Kekuasaan 

Politikus demikian memiliki tujuan untuk keuntungan pribadi atau golongannya karena hanya untuk mencari kekuasaan saja, maka bisa dikatakan segala cara akan menjadi baik dilakukan demi mencapai tujuannya. Kepanjangan tujuan setelah tujuan utama tercapai adalah masalah berikutnya. 

Ada beberapa kemungkinan mengapa kekuasaan itu perlu diperpanjang baik oleh dirinya atau kelompoknya, a.l: 
  1. Untuk tetap menjaga agar kepentingannya tidak diganggu oleh pihak lain. 
  2. Sasaran yang ditargetkan ketika berkuasa masih belum tercapai sepenuhnya. 
  3. Ketamakan untuk tetap menjadi penguasa, walaupun sebenarnya ia mengetahui bahwa ia seorang yang gagal ketika berkuasa, atau walaupun sebenarnya tujuannya sudah tercapai. 
Politikus tipe ini akan memperjuangkan agar menjadi penguasa dengan cara apapun. Apakah dengan cara yang lunrah atau dengan cara yang melanggar ketentuan, artinya kecurangan.

End

Wednesday, February 20, 2013

Service Mobil CRV

Service Mobil CRV

Aku baru ingat tentang minyak pelumas/oli mobil CRV-ku, apakah harus diganti atau tidak. Kilometer sudah menunjukkan 74000an  lebih. buku servis ada di dalam kotak kanan depan kursi penumpang. Catatan servis terakhir dari pemilik lama adalah 68000an kilometer, jadi sudah sekitar 6000 km jalan belum pernah ganti oli, 1000 km terlampaui, terlambat pergantian oli dari yang seharusnya, 5000 km jalan. 

Aku coba memeriksa buku servis, nomor telepon bengkel resmi Honda yang tercatat di situ, juga ada nomor telepon tall free. Aku hubungi bengkel/workshop resmi Honda Musaffah, Telepon beberapa kali tidak ada yg menjawab. Aku telepon tall free, dijawab oleh mesin penjawab otomatis agar aku menghubungi tall free yg lain karena yg inii untuk emergency saja. Aku hubungi saja nomer itu suara seorang perempuan menanyai keperluanku setelah mengatakan "this is Honda Workshop". Setelah aku katakan maksudku lalu ia memberi beberapa jadwal kosong yang belum dipilih oleh orang lain untuk waktu servis yang ada, dan aku memilih hari Sabtu tgl 12 January, 2013 pukul 11;45 siang sebagai hari servis mobil CRV-ku. 

Ketika tiba pada hari aku ada janji untuk servise mobil CRV-ku. Aku harus mengetahui letak bengkel resmi Honda Musaffah yang nanti akan aku tuju. Aku coba menghubingi workshop lewat nomer telepon yang aku catat ketika aku membuat janji service dulu. Tak ada jawaban walaupun dihubungi beberapa kali kecuali auto answering machine saja. Aku coba tall free saja, ada jawaban dengan bahasa inggris ala orang Arab. Setelah aku katakan madsudku, aku ditanya apakah aku mengetahui tentang exit pertama di Musaffah?, aku jawab mengetahuinya karena aku selama lima tahun bekerja di Abu Dhabi Shipbuilding (ADSB) yang terletak di Musaffah, jadi selama lima hari dalam seminggu aku selalu melewati yang namanya jalan exit yang aku bayangkan. Si wanita dalam telepon memberitau aku agar setelah jalan exit. Lalu aku dianjurkan untuk terus lurus saja sampai jalan lingkar ke tiga lalu belok kiri. Setelah belok kiri lalu aku dianjurkan langsung masuk ke kanan begitu ada belok kanan pertama. Aku paham betul dengan apa yang
dianjurkan wanita dalam telepon itu, lalu aku langsung menuju ke Musaffah dari rumah khalifa City A.

Sesampainya di Musaffah pada lokasi sesuai arahan wanita dalam telepon, aku tidak menemukan bengkel Honda dimaksud. Aku tanya pada orang ketika aku berhenti hampir di ujung jalan tempat sesuai petunjuk dalam telepon tadi. Maka aku
ditunjukkan kembali lalu ke kanan dan ke kiri pada roundabout pertama dan ke kanan lagi pada jalan masuk pertama. Setelahnya lurus saja maka aku akan mendapati bengkel Honda dimaksud.

Ketika sampai di jalan yang ditunjuki lelaki tadi aku tidak menemukan bengkel Honda kecuali showroom Mersedes, Akai dan Hyundai. Aku pikir pasti orang tadi menyangka bahwa aku mencari bengkel Hyundai. 

Aku putuskan masuk parkir showroom Hyundai saja. Lalu aku bertanya pada penjaga showroom. Aku dianjurkan untuk menuju
tempat dekat dengan kator pusat Mercedes dan U-turn di ujung jalan, setelahnya sebelah kanan akan ada showroom Honda. 

Aku menuju ke tempat yang ditunjuki oleh orang dari Hyundai showroom. Akhirnya aku temukan showroom Honda. Inilah bengkel yang aku cari dari tadi. Aku tengak dari dalam mobil di belakang showroom ada semacam gudang. Aku bilang ah.. itu bengkel Honda yang menjadi satu dengan showroom. Aku ambil buku satatan service mobil lalu aku masuk showroom dengan perasaan marah teleponnya tidak ada yang menjawab. Resepsionis wanita memberitahuku bahwa bengkel resmi Honda bukan di situ, lalu aku diberi secarik kertas berisi map lokasi bengkel resmi Honda. Ia menyesali aku datang ke sana lalu aku bilang dengan nada agak emosi bahwa 'fracking workshop did not pick up my many many call'. Lalu aku menuju ke tempat sesuai map dimana lokasinya sudah aku kenal. Begitu sampai di depan meja resepsionis aku mengatakan betapa telepon tidak ada yang menjawab beberapa kali aku lakukan. Dia mengatakan bahwa dia tidak sempat menjawab telepon karena sibuk sekali melayani tamu yang datang. Rupanya si resepsionis bertugas menjawab telepon yang datang dan juga menerima tamu yang datang dengan apoitment setiap hari. Lalu setelah jadwal janji servis ia lihat di dalam daftar, kemudian ia membuka komputer dan mengetik sesuatu. Kemudian aku dipersilahkan menunggu selama kira-kira tigapuluh menit, begitu si resepsionis katakan.

Dalam masa tunggu tiba-tiba aku teringat pada wanita pertama berbahasa Ingris logat Arab yang memberiku petunjuk jalan. Setelah aku ingat kembali kemungkinan ia benar memberi aku petunjuk. Tetapi yang dimaksud exit adalah jalan exit dari Musaffah Road bukan jalan exit di dalam Musaffah Indurtrial Area.

Aku dipanggil setelah menunggu sekitar 20 menit. Pelayan mengatakan bahwa biaya ganti oli, periksa rem, suspensi, mesin adalah 525 Dhs. "Wah, kok mahal", begitu pikirku. Aku perkirakan sebelumnya hanya 200san Dhm saja. 

Supervisornya mengecek mobil yang aku parkir dekat jalan di depan bengkel. Ia memastikan mencatat semua tampak luar dan dalam mobil sebelum dimasukkan bengkel. Dalam pengecekan aku tanyakan jenis oli yang dipakai, ia bilang mereknya Shell an typenya W40/15. Oli type itu biasa dipakai untuk daerah tropis. 

Ketika kembali ke meja kerjanya ia mengatakan bahwa mobilku akan selesai pukul 4 sore. Aku bilang 'wow, kok lama sekali, padahal sekarang baru pukul 12:30'. Ia mengatakan karena mulai pukul 1 siang sampai pukul 2 semua staff akan istirahat makan siang. Kemudian ia menganjurkan aku berjalan jalan dulu kemudian kembali lagi. Aku mengatakan bahwa aku tidak memiliki rencana kemana-mana, dan aku akan menunggu saja di sini. Lalu ia berjanji akan mempercepat pekerjaannya dengan melakukan sesuatu, begitu janjinya. 

Suasana sudah mulai membosankan. Acara National Geography Abu Dhabi di TV yang menyiarkan kehidupan kera-kera di salah satu kota di India sudah selesai. Aku coba melihat sekeliling. Aku lihat kaca spion dengan kamera dipajang di dalam kaca pajangan. Aku jadi teringat striku yang selalu merasa kesulitan memparkir mobil mundur danTanwin, anakku yang selalu menganjurkan agar membeli mobil dengan kamera parkir. .Aku tanyakan pada supervisor reparasi mobilku bahwa pemasangan dan harga barangnya adalah 1999 Dhm dan bisa selesai hari ini juga. Aku hubungi Istriku menanyakan kalau ingin melengkapi mobil CRV dengan kamera yang bisa merekam gambar ke arah belang untuk parkir mundur. Setelah aku beritau biayanya, maka ia menolaknya.

Aku lihat ke arah belakang dekat toilet, ada orang sedang memegang cangkir gabus kosong sambil menelepon.. Aku mencoba menghampiri sambil mengingat seseorang tadi yang duduk di sebelahku membawa kopi panas dalam cangkir gabus. Tidak salah ternyata ada mesin pembuat kopi merek nescafee. Lalu aku mengambil cangkir gabus dan memijit tombol yang bertuliskan dengan arti, "kopi campur coklat". 

Aku tanyakan ke supervisor yang baru duduk di depan meja kerjanya. Ia bilang kalau mobilku mulai dikerjakan. Sekitar pukul 2:35 mobil keluar bengkel reparasi menuju tempat pencucian., Lalu si supervisor mengatakan bahwa sekitar 14 menit lagi mobilku akan selesai. 

Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Perut terasa lapar tapi mobil belum selesai juga, aku belum sholat duhur lagi. Di sekitar aku lihat dan nampaknya tidak ada tempat untuk sholat. Aku akan menjamak saja nanti di rumah jika aku kehabisan waktu di sini, begitu benakku berbicara. Supervisor bengkel memanggilku lalu memberi aku secarik kertas dan menunjuk tempat kasa agar aku membayar tagihan biaya service. Setelah aku membayarnya kemudian aku diberi dua carik kertas, satu bukti pembayaran dan satu lagi kertas untuk mengambil kunci mobil di bilik keamanan pintu gerbang bengkel. 

Pukul 3;15 aku keluar bengkel Honda Musaffah pulang ke rumah di Khalifa City A, dan aku langsung sholat Dhuhur dengan sisa waktu yang sudah sampai di ujung menuju waktu sholat Ashar. Di dalam perjalanan sempat aku berpikir, bahwa mengganti oli bukanlah pekerjaan yang susah, mengapa aku harus menggantinya di bengkel resmi Honda?, toh di bengkel lain biaya itu bisa dipakai sebanyak tiga kali ganti oli, dan kemungkinan masih ada sisa uang kembalinya. 

END.

Sunday, January 27, 2013

Kotbah Jum'at 21


Khutbah Jumat, 06 Rabiul Awwal 1434 H / 18 Januari 2013 M
Memilih teman
Khutbah Pertama
الحمدُ للهِ ربِّ العالمينَ أَنْعَمَ علَى عبادِهِ بالمودةِ فِيمَا بينَهُمْ, وجعَلَ الأُلْفَةَ بينَ قلوبِهِمْ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لهُ الملكُ ولهُ الحمدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وأَشْهَدُ أَنَّ سيدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ، أكرَمُ صاحِبٍ, وأفضلُ رفِيقٍ,فاللَّهُمَّ صَلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ وصحبِهِ أجمعينَ،
وعلى مَنْ تَبِعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدِّينِ.
أمَّا بعدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ جَلَّ وَعَلاَ، قَالَ تَعَالَى:] يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ[([1]).
Kaum muslimin ; pertemanan merupakan hubungan kemanusiaan yang mulya, keterikatan social yang kuat yang dilakukan antara individu berdasarkan cinta, saling tolong menolong dan keserasian, keikhlasan, saling menasehati dan saling menghormati, kesetaraan pemikiran dan pendapat, ia adalah fitrah yang terdapat pada diri manusia yang selalu berusaha mencari keserasian dan hidup bersama dalam kedamaian, didalam Al Quran ia disebutkan bergandengan dengan kekerabatan, Allah Swt berfirman :
 لَيْسَ عَلَى الأَعْمَى حَرَجٌ وَلاَ عَلَى الأَعْرَجِ حَرَجٌ وَلاَ عَلَى الْمَرِيضِ حَرَجٌ وَلاَ عَلَى أَنْفُسِكُمْ أَنْ تَأْكُلُوا مِنْ بُيُوتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ آبَائِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أُمَّهَاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ إِخْوَانِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَخَوَاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَعْمَامِكُمْ أَوْ بُيُوتِ عَمَّاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَخْوَالِكُمْ أَوْ بُيُوتِ خَالاتِكُمْ أَوْ مَا مَلَكْتُمْ مَفَاتِحَهُ أَوْ صَدِيقِكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَأْكُلُوا جَمِيعاً أَوْ أَشْتَاتاً
"Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu sendiri atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudaramu yang perempuan, di rumah saudara bapakmu yang laki-laki di rumah saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara ibumu yang laki-laki di rumah saudara ibumu yang perempuan, di rumah yang kamu miliki kuncinya atau di rumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian"(An Nur 61)
Perhatikan bagaimana Allah telah menempatkan teman bagaikan bapak, saudara, anak dalam kehangatan dan kepercayaan, disamping itu ada keluasan dalam rumah teman dan jamuan makannya, itu semua merupakan bukti bahwa pertemanan merupakan janji cinta dan kesetiaan, ia termasuk ikatan kemanusiaan yang terkuat dan terpercaya, Ibnu Abbas RA berkata : teman lebih kuat dibandingkan kerabat. (Tafsir Al Qurthubi 12/316)
Cobalah kalian perhatikan ; betapa banyak orang yang mendahulukan temannya dibandingkan kerabat mereka saat mereka tertimpa musibah, bahkan mereka kembali pada teman mereka dalam suka dan duka ?
Disebutkan oleh Qatadah bahwa teman yang shaleh akan mendatangkan manfaat (Tafsir Ibnu Katsir 3/341)
Hamba Allah ; pertemanan adalah interaksi aktif yang biasanya tampak pada akhlak temannya, hal ini terbukti saat susah, oleh karena itu Nabi Saw memperingatkan untuk berhati-hati dalam memilih teman, Rasulullah Saw bersabda :
الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
"Seseorang tergantung pada agama temannya, maka seorang diantara kalian melihat teman bergaulnya " (Abu Daud 4833, Ahmad 8641)
Seorang teman bisa mengajak Anda pada kebaikan dan kebajikan, terkadang pula dapat menjerembabkan Anda pada kemungkaran dan keburukan, Rasulullah Saw bersabda :
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَمَثَلُ جَلِيسِ السُّوءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً
 "Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberikan hadiah minyak wangi kepadamu, atau engkau akan membeli minyak wangi darinya, atau setidak-tidaknya engkau akan mendapatkan bau semerbak wangi (dari minyak wangi yang ia jual). Adapun bersama tukang pandai besi, mungkin akan terbakar bajumu, atau kau akan akan mendapatkan bau hangus darinya”(Muttafaq 'alaih dan lafal dari Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya 2/321)
Diantara sifat teman yang baik dan bertakwa adalah seperti disebutkan dalam sabda Nabi Saw :
لاَ تَصْحَبْ إِلاَّ مُؤْمِناً
 "Janganlah kau berteman kecuali dengan orang mukmin" (Musnad Ahmad 11646)
Setiap pertemanan yang berdiri diatas pondasi yang rapuh, akan menjadi penyebab penyesalan pelakunya di dunia dan akhirat, Allah berfirman :
الأَخِلاَّءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ
"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa" (Az Zukhruf 43 : 67)
Karenanya hendaknya seseorang berhati-hati dalam memilih teman dan perlu ketelitian dalam melihatnya, karena ada sebagian yang memakai baju pertemanan tapi dibalik itu semua ada tujuan yang diinginkan darinya, betapa banyak teman yang justeru menimpakan kesedihan dan masalah pada temannya, ia terjebak dalam keburukan pemikiran kelicikan tujuan pertemanan, disebutkan dalam sebuah pribahasa, bahwa : teman itu mampu menarik, hal itu karena teman mempunyai pengaruh besar pada temannya.
Dalam pribahasa lain : katakan padaku dengan siapa kau berteman, maka akan aku katakan siapa kau sebenarnya. Dalam sebuah syair : "Jangan bertanya langsung pada seseorang, akan tetapi tanyalah pada temannya, karena teman dengan temannya saling mengikuti.
Para orang tua berhak menanyakan teman anak-anak mereka, bila mereka adalah teman yang mampu menunjukkan pada kebaikan dan kebenaran, maka anjurkanlah mereka agar tetap berteman dengan mereka, bila tidak berilah nasehat baik agar menjauh dari pertemanan dengan mereka, karena teman adalah cerminan temannya, sebagaimana nasehat Luqman Al Hakim pada anaknya :
مَنْ يَصْحَبْ صَاحِبَ السُّوءِ لاَ يَسْلَمْ، وَمَنْ يَصْحَبِ الصَّاحِبَ الصَّالِحَ يَغْنَمْ
 "Barang siapa bersahabat dengan sahabat yang buruk ia tidak akan selamat, dan barang siapa bersahabat dengan sahabat yang baik ia akan beruntung" (Kitab Az Zuhd karangan Ibnu Al Mubarak 1/373)
Pilihlah teman yang baik buat anak-anak kalian, teman yang mampu menasehati, karena arti teman sejati adalah yang mampu meluruskanmu, dan pilihlah teman yang mempunyai tujuan baik, seorang teman yang memberimu kasih sayang dan mengharapkan kebaikanmu dalam segala kondisi dan keadaan, Rasulullah Saw bersabda :
خَيْرُ الأَصْحَابِ عِنْدَ اللَّهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ
"Sebaik-baiknya teman di sisi Allah adalah yang terbaik bagi teman mereka" (At Tirmidzi 1944)
Ya Allah berilah kami taufiq untuk memilih teman yang baik untuk diri kami dan anak-anak kami dan  berilah kami taufiq untuk mentaati-Mu dan mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami untuk ditaatinya, sebagai pengamalan atas firman-Mu
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (An Nisa’ 59).
بارَكَ اللهُ لِي ولكُمْ فِي القرآنِ العظيمِ، ونفعَنِي وإياكُمْ بِمَا فيهِ مِنَ الآياتِ والذكْرِ الحكيمِ، أقولُ قولِي هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، فاستغفِرُوهُ إنَّهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ.
Khutbah Kedua
الحَمْدُ للهِ ربِّ العالمينَ، وأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَه، وأَشْهَدُ أنَّ سيِّدَنا محمَّداً عبدُهُ ورسولُهُ، اللهمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ الطيبينَ الطاهرينَ وعلَى أصحابِهِ أجمعينَ، والتَّابعينَ لَهُمْ بإحسانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
Bertakwalah kepada Allah wahai hamba Allah dan ketahuilah bahwa hal yang paling penting bagi para orang tua dan para guru adalah mengarahkan anak-anak dan siswa-siswi mereka untuk memilih teman yang baik yang mencintai negara mereka, yang aktif di masyarakat mereka, karena kebanyakan anak dan pemuda yang terbawa arus dan terjerumus dalam beberapa masalah disebabkan oleh teman buruk mereka, karenanya wahai hamba Allah bergaullah dengan teman yang dapat hidup aman dengannya dan mampu membawanya pada jalan surga. Luqman Al Hakim menasehati anaknya : wahai anakku pilihlah tempat menurut pandangan kedua matamu, bila kau melihat suatu kaum yang berdzikir didalamnya maka duduklah bersama mereka, karena sesungguhnya bila kau memang telah mengetahui maka mereka akan mendapatkan manfaat dari ilmumu, dan bila kau belum mengetahui, maka mereka akan mengajarkanmu, atau semoga Allah melimpahkan rahmat pada mereka dan kau mendapatkan bagian dari curahan rahmat tersebut, dan bila kau melihat suatu kaum yang tidak berdzikir kepada Allah maka janganlah duduk bersama mereka, karena bila kau telah berilmu maka mereka tidak akan memanfaatkan ilmumu, dan bila mereka bodoh maka mereka dapat menambah keangkuhan padamu, dan bila Allah menurunkan adzab pada mereka, maka ditakutkan kau mendapatkan nasib yang sama dengan mereka. (Ad Darimi 385)
Kalian wahai pemuda, hendaknya bertakwa kepada Allah pada diri, keluarga, teman dan negara kalian, hendaknya kalian mempunyai tanggung jawab, kalian hendaknya menjadi patner para pemimpin kalian, menjadi pembela negara kalian, menjauh dari segala kemungkaran dan menghiasi kebaikan dalam tindakan dan etika kalian.
Direktorat Jenderal Kepolisian Dubai mengadakan kampanye bertema : "Tidak untuk teman yang buruk", hendaknya hal ini juga diaktifkan di dalam rumah kita dan keluarga kita agar setiap kita menjadi teman yang jujur yang mau menasehati sebagai bukti kesungguhan masyarakat kita.
عبادَ اللهِ: إنَّ اللهَ أمرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فيهِ بنفْسِهِ وَثَنَّى فيهِ بملائكَتِهِ فقَالَ  تَعَالَى:]إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا[([2]) وقالَ رَسُولُ اللَّهِ r:« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْراً»([3])
اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا ونبيِّنَا مُحَمَّدٍ وعلَى آلِهِ وصحبِهِ أجمعينَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وعَنْ سائرِ الصحابِةِ الأكرمينَ، وعَنِ التابعينَ ومَنْ تبعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدينِ.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وقَلْبًا خاشعاً، وَلِسَانًا ذَاكِرًا، ورِزْقًا طَيِّبًا واسعاً، وَعَمَلاً صالحاً مُتَقَبَّلاً، وعافيةً فِي البدنِ، وبركةً فِي العمرِ والذريةِ، اللَّهُمَّ علِّمْنَا مَا ينفَعُنَا، وانفَعْنَا بِمَا علَّمْتَنَا، وزِدْنَا علماً، اللَّهُمَّ آتِ نفوسَنَا تقوَاهَا، وزَكِّهَا أَنْتَ خيرُ مَنْ زكَّاهَا، أنتَ وَلِيُّهَا ومولاَهَا، اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عاقبتَنَا فِي الأُمورِ كُلِّهَا، وأصْلِحْ لَنِا نياتِنَا، وبارِكْ لَنَا فِي أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَاجْعَلْهم قُرَّةَ أَعْيُنٍ لنَا، اللَّهُمَّ اسقِنَا الغيثَ([4]) ولاَ تجعلْنَا مِنَ القانطِينَ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ، وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ، ولاَ دَيْنًا إلاَّ قضيْتَهُ، وَلاَ مريضًا إلاَّ شفيْتَهُ، وَلاَ حَاجَةً إِلاَّ قَضَيْتَهَا ويسَّرْتَهَا يَا ربَّ العالمينَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
اللَّهُمَّ وَفِّقْ وَلِيَّ أَمْرِنَا رَئِيسَ الدولةِ، الشَّيْخ خليفة وَنَائِبَهُ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الإِمَارَاتِ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الأَمِينَ.
اللَّهُمَّ اغفِرْ للمسلمينَ والمسلماتِ الأحياءِ منهُمْ والأمواتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ زَايِد، والشَّيْخ مَكْتُوم، وإخوانَهُمَا شيوخَ الإماراتِ الذينَ انتقلُوا إلَى رحمتِكَ، اللَّهُمَّ اشْمَلْ بعفوِكَ وغفرانِكَ ورحمتِكَ آباءَنَا وأمهاتِنَا وجميعَ أرحامِنَا ومَنْ كانَ لهُ فضلٌ علينَا.
اللَّهُمَّ أَدِمْ عَلَى دولةِ الإماراتِ الأَمْنَ والأَمَانَ وَعلَى سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِينَ.
اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ ]وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ[([5]).


([1]التوبة : 119.
([2]الأحزاب : 56 .
([3]) مسلم : 384.
([4]) من السنة رفع اليدين في الدعاء لطلب الغيث.
([5]العنكبوت :45.


Khutbah Jumat, 13 Rabiul Awwal 1434 H / 25 Januari 2013 M
Memperingati Kelahiran Nabi Saw
Khutbah Pertama
الحمدُ للهِ ربِّ العالمينَ، أرسلَ نبيَّهُ بالْهُدَى ودِينِ الحقِّ المبينِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لهُ الملكُ ولهُ الحمدُ،وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وأَشْهَدُ أَنَّ سيدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ، فاللَّهُمَّ صَلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ وصحبِهِ أجمعينَ، وعلى مَنْ تَبِعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدِّينِ.
أمَّا بعدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ جَلَّ وَعَلاَ، قَالَ تَعَالَى:] يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ [([1]).
Kaum muslimin ; nabi Ibrahim AS telah berdoa kepada Allah agar diutus dari keluarganya seorang rasul yang mengajarkan kitab, hikmah dan hukum-hukum, Allah berfirman :
رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولاً مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur'an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Al Baqarah 2 : 129)
Isa AS telah mendapatkan kabar gembira dengan diutusnya seorang rasul yang akan meneruskannya, Allah berfirman :
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرائيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقاً لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّراً بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ
 Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" (As Shaf 61 : 6)
Karenanya kelahirannya adalah kelahiran sebuah risalah, ummat dan kebudayaan yang menghias wajah sejarah, sehingga keimanan keimanan dan kedamaian tersebar, cahaya itu telah menyinari bumi, lautan, manusia, hewan, tumbuhan dan benda-benda lainnya, kelahirannya –menurut pendapat yang kuat- jatuh pada hari senin, tanggal 12 rabiul Awwal, Tahun Gajah, inilah hari yang paling banyak diliputi kegembiraan sepanjang sejarah terbit dan terbenamnya matahari.
Pada hari ini pula, hati merasa sangat senang saat memperingati kelahiran manusia agung itu, yaitu nabi kita nabi Muhammad Saw, kelahiran anugerah bagi setiap kau mukminin, Allah berfirman :
لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولاً مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلالٍ مُبِينٍ
Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (Ali Imran 3 : 164)
Hamba Allah ; pada peringatan tahunan ini, kita hendaknya mengingat kembali kesempunaan kemanusiaannya dan kesempurnaan akhlaknya yang telah dianugerahkan Allah kepada nabi-Nya, beliau adalah manusia seperti manusia lainnya, saling tolong menolong dalam urusan kehidupan, beliau hidup bersama keluarga, diantara tetangga dan semua kaumnya, ia berlaku baik terhadap kerabat, pembantu, menghormati tamu, berbakti pada teman dan sahabatnya, dan memperlakukan non muslimin dengan baik, dalam segala kondisinya beliau adalah seorang yang sangat dipenuhi sifat kasih dan kedermawanan, kesabaran dan kelembutan, ucapannya dapat dipercaya, amanah ditunaikan olehnya dan beliau juga menolong orang-orang yang lemah, bahkan gema akhlaknya menjadi saksi yang dilihat bahkan oleh salah satu musuhnya, Heraklius bertanya pada Abu Sofyan sebelum ia masuk Islam : apakah kalian menuduhnya (Muhammad) berdusta sebelum beliau mengucapkan sesuatu ? ia (abu sofyan) menjawab : tidak. Heraklius bertanya : apakah beliau berkhianat ? ia menjawab ; tidak, lalu beliau memerintahkan kalian apa ? ia menjawab : beliau berkata : sembahlah Allah semata dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya sedikitpun, dan tinggalkanlah ucapan para nenek moyang kalian, beliau memerintahkan kami shalat, zakat, kejujuran, kemurnian dan silaturrahim. Heraklius berkata : bila jawabanmu itu benar maka ia akan menguasai kekuasaanku, maka andaikata aku mengetahui bahwa aku ikhlas padanya maka aku tidak akan sabar untuk menjumpainya, maka andakaikata aku berada disisinya maka aku akan mencucikan kakinya” (Bukhari 7)
Kaum muslimin ; pada kesempatan kali ini kerinduan dan kecintaan kita pada baginda selalu terbarukan, perasaan keimanan dan keyakinan semakin meningkat, dengan keaguangan nabi Saw hati kaum mukmin berdetak cinta, lidah-lidah mereka dipenuhi dzikir, dan seluruh anggota badan mereka tergerak untuk mentauladaninya, bagaimana tidak ? karena mencintainya berarti kesempurnaan bagi manusia dan merupakan salah satu tanda keimanan, dari Anas bin Malik RA berkata : Nabi Saw bersabda :
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
“Tidak sempurna iman seorang diantara kalian sehingga aku lebih dicintai melebihi bapaknya, anaknya dan manusia keseluruhan”(Bukhari 15)
Dan bagaimana kita tidak mencintainya sedangkan beliau adalah pemberi syafaat kita, beliau lebih kita cintai dibandingkan dengan diri kita sendiri,
فعَنِ السيدةِ عَائِشَةَ رضي الله عنها أَنَّهَا قَالَتْ: لَمَّا رَأَيْتُ مِنَ النَّبِيِّ r طِيبَ نَفْسٍ قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ ادْعُ اللَّهَ لِي. فَقَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَائِشَةَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنَبِهَا وَمَا تَأَخَّرَ، مَا أَسَرَّتْ وَمَا أَعْلَنَتْ». وقَالَ لَهَا  أَيَسُرُّكِ دُعَائِي؟» فَقَالَتْ: وَمَا لِي لاَ يَسُرُّنِي دُعَاؤُكَ فَقَالَ r وَاللَّهِ إِنَّهَا لَدُعَائِي لأُمَّتِي فِي كُلِّ صَلاَةٍ
dari Aisyah RA berkata : ketika aku menyaksikan kebaikan jiwa nabi Saw aku berkata : wahai rasulullah doakan pada Allah untukku. Beliau berdoa : ya Allah ampunilah doa yang telah lalu dan dosa yang akan datang Aisyah, yang diperbuat sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. Dan beliau berkata : apakah doaku menyenangkanmu ? ia menjawab : bagaimana aku tidak senang dengan doa baginda, beliau bersabda : demi Allah, sesungguhnya doa itu adalah doa untuk ummatku setiap selesai shalat” (Shahih Ibnu Hibban 7111)
Kasih sayang beliau terhadap ummatnya terbukti dengan kasih sayangnya terhadap orang besar dan kecil, anak dan isteri, tetangga dan kerabat, orang lemah dan miskin, dan seluruh kehidupannya Saw adalah rahmat bagi manusia secara kesuluruhan bahkan bagi semua makhluk, Allah berfirman :
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.(Al Anbiya’ 21 : 107)
Oleh karena itu semua makhluk terpengaruh oleh cintanya, semua menjadi bahagia atas kelahirannya, hingga hewan menjadi tunduk padanya, merasa nyaman berada disisinya, beliau dicintai oleh tumbuhan dan pepohonan, pohon kurma menangis dan selalu merasa rindu padanya, dan banyak pohon yang ingin menaunginya dan mengucapkan salam padanya, disebutkan oleh Rasulullah Saw bahwa sebuah batu di Makkah mengucapkan salam padanya sebelum beliau diutus, beliau bersabda :
إِنِّي لأَعْرِفُ حَجَراً بِمَكَّةَ كَانَ يُسَلِّمُ عَلَىَّ قَبْلَ أَنْ أُبْعَثَ، إِنِّي لأَعْرِفُهُ الآنَ
“sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Makah yang mengucapkan salam padaku sebelum aku diutus dan aku masih mengenalnya hingga sekarang” (Muslim 2277)
Bersungguh-sungguhlah wahai hamba Allah dalam mencintai rasulullah Saw dengan menghidupkan semua sunnahnya, mengikuti hidayahnya dan ungkapkan
Ketulusan cinta kalian padanya dengan selalu rindu padanya dan memperbanyak shalawat, dari Abu Hurairah RA : bahwa Rasulullah Saw bersabda :
مِنْ أَشَدِّ أُمَّتِي لِي حُبًّا نَاسٌ يَكُونُونَ بَعْدِي يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ رَآنِي بِأَهْلِهِ وَمَالِهِ
“diantara ummatku yang sangat mencintaiku adalah manusia setelah aku meninggal salah seorang dari mereka mengharapkan dapat melihatku melebihi daripada melihat keluarganya dan hartanya” (Muslim 2832). Mari tanamkan pada jiwa anak-anak kalian cinta, pengagungan dan penghormatan pada Nabi Saw, serta berusaha untuk selalu mengikuti ucapan, perbuatan dan akhlaknya dan mentaatinya semua yang diperintah dan menjauh dari semua larangannya.
Ya Allah berilah kami taufiq untuk mentaati-Mu, mentaati Rasul-Mu dan mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami untuk ditaatinya, sebagai pengamalan atas firman-Mu
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (An Nisa’ 59).
بارَكَ اللهُ لِي ولكُمْ فِي القرآنِ العظيمِ، ونفعَنِي وإياكُمْ بِمَا فيهِ مِنَ الآياتِ والذكْرِ الحكيمِ، أقولُ قولِي هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، فاستغفِرُوهُ إنَّهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ.
Khutbah Kedua
الحَمْدُ للهِ ربِّ العالمينَ، وأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَه، وأَشْهَدُ أنَّ سيِّدَنا محمَّداً عبدُهُ ورسولُهُ، اللهمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ الطيبينَ الطاهرينَ وعلَى أصحابِهِ أجمعينَ، والتَّابعينَ لَهُمْ بإحسانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
Bertakwalah wahai hamba Allah dan ketauhilah bahwa buah cinta yang teragung dikumpulkannya orang yang mencintai dengan orang yang dicintainya, Abdullah bin Mas’ud RA berkata : ada seseorang datang pada Rasulullah Saw dan berkata : wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu dengan seseorang yang mencintai satu kaum tapi ia tidak menjumpai mereka ? beliau mejawab : seseorang dikumpulkan bersama orang yang dicintainya” (Bukhari 6169). Maka barang siapa mencintai Rasulullah Saw maka ia akan dibangkitkan dan dikumpulkan bersama nabi Saw di surga, dari Anas RA bahwa seseorang bertanya pada Nabi Saw mengenai hari kiamat, ia berkata : kapan hari kiamat ? beliau menjawab : apa yang telah kau persiapkan menghadapinya ? ia menjawab : Tidak ada selain aku sungguh mencintai Allah dan Rasul-Nya. Beliau bersabda : kau bersama orang yang kau cintai. Anas berkata : tidak ada kebahagiaan melebihi kebahagiaan kami mendengar sabda Nabi Saw : kau bersama orang yang kau cintai. Anas berkata : aku mencintai nabi Saw, abu Bakar dan Umar, dan semoga aku bersama mereka dengan sebab cintaku pada mereka, walaupun aku belum mampu berbuat seperti perbuatan mereka (Bukhari 3688)
عبادَ اللهِ: إنَّ اللهَ أمرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فيهِ بنفْسِهِ وَثَنَّى فيهِ بملائكَتِهِ فقَالَ  تَعَالَى:]إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا[([2]) وقالَ رَسُولُ اللَّهِ r:« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْراً»([3])
اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا ونبيِّنَا مُحَمَّدٍ وعلَى آلِهِ وصحبِهِ أجمعينَ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وقَلْبًا خاشعاً، وَلِسَانًا ذَاكِرًا، ورِزْقًا طَيِّبًا واسعاً، وَعَمَلاً صالحاً مُتَقَبَّلاً، وعافيةً فِي البدنِ، وبركةً فِي العمرِ والذريةِ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وعَنْ سائرِ الصحابِةِ الأكرمينَ، وعَنِ التابعينَ ومَنْ تبعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدينِ.
اللَّهُمَّ علِّمْنَا مَا ينفَعُنَا، وانفَعْنَا بِمَا علَّمْتَنَا، وزِدْنَا علماً، اللَّهُمَّ آتِ نفوسَنَا تقوَاهَا، وزَكِّهَا أَنْتَ خيرُ مَنْ زكَّاهَا، أنتَ وَلِيُّهَا ومولاَهَا، اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عاقبتَنَا فِي الأُمورِ كُلِّهَا، وأصْلِحْ لَنِا نياتِنَا، وبارِكْ لَنَا فِي أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَاجْعَلْهم قُرَّةَ أَعْيُنٍ لنَا، اللَّهُمَّ اسقِنَا الغيثَ([4]) ولاَ تجعلْنَا مِنَ القانطِينَ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ، وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ، ولاَ دَيْنًا إلاَّ قضيْتَهُ، وَلاَ مريضًا إلاَّ شفيْتَهُ، وَلاَ حَاجَةً إِلاَّ قَضَيْتَهَا ويسَّرْتَهَا يَا ربَّ العالمينَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اللَّهُمَّ وَفِّقْ وَلِيَّ أَمْرِنَا رَئِيسَ الدولةِ، الشَّيْخ خليفة وَنَائِبَهُ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الإِمَارَاتِ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الأَمِينَ. اللَّهُمَّ اغفِرْ للمسلمينَ والمسلماتِ الأحياءِ منهُمْ والأمواتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ زَايِد، والشَّيْخ مَكْتُوم، وإخوانَهُمَا شيوخَ الإماراتِ الذينَ انتقلُوا إلَى رحمتِكَ، اللَّهُمَّ اشْمَلْ بعفوِكَ وغفرانِكَ ورحمتِكَ آباءَنَا وأمهاتِنَا وجميعَ أرحامِنَا ومَنْ كانَ لهُ فضلٌ علينَا. اللَّهُمَّ أَدِمْ عَلَى دولةِ الإماراتِ الأَمْنَ والأَمَانَ وَعلَى سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِينَ.
اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ ]وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ[([5]).


([1]الحشر :18.
([2]الأحزاب : 56 .
([3]) مسلم : 384.
([4]) من السنة رفع اليدين في الدعاء لطلب الغيث.
([5]العنكبوت :45.